UNTUKMU RATU AYU
Dirimu diantara tepukan
Dirimu bermandikan sanjungan
Dirimu bersimbah pujian
Dan.......dirimu hanyut dalam angan-angan
Wahai Ratu Ayu....
Wajah indah bukan milikmu
Pesona diri bukan tontonan
Kecantikan tidak untuk dipamerkan
Wahai Ratu Ayu.....
Engkau tertipu kemilau semu
Engkau lupa seruan Tuhanmu
Berdalih harumkan negeri,walau berkababut nuansa palsu
Wahai Ratu Ayu.....
Walau hadir berjuta makna
Tapi kilah berselimut noda
Dan........yang pasti Tuhanmu murka
Wahai Ratu Ayu.....
Siapakah yang memilikimu cantik indahmu
Siapakah yang membuat dirimu berilmu
Siapakah yang menjadikan semua itu
Bukankah ada kata sang pencipta
Tubuh dan kecantikan miliknya semata
Ada harus menjaga semua itu
Menutupinya agar amaan bagimu
Wahai Ratu Ayu.....
Dunia adalaah fatamorgana
Yang indah kata manusia
Tapi bukan kata sang pencipta
Walau tak ada rugi baginya, tapi tak malukah kita
Wahai Ratu Ayu.....
Semua yang dipertontonkan
Akan diminta pertanggung jawaban
Padang hisab siap menanti
Nyala api akan membakar tubuhmu nanti
Wahai Ratu Ayu.....
Tepukan kan usai sudah
Kebanggaan kan berganti resah
Mereka tak mungkin ikut membela
Saat Tuhanmu berkata murka
Wahai Ratu Ayu.....
Cantikmu kan pudar ditelan waktu
Harummu kan usai dan berlalu
Sebelum Tuhan menutup pintu
Segeralah berlari menghadap Robb-mu
Wahai Ratu Ayu.....
Jangan berpamer badan
Rambutpun tak boleh kelihatan
Engkau bertumpu pada pujian
Sementara yang mencipta engkau lupakan
Dirimu bermandikan sanjungan
Dirimu bersimbah pujian
Dan.......dirimu hanyut dalam angan-angan
Wahai Ratu Ayu....
Wajah indah bukan milikmu
Pesona diri bukan tontonan
Kecantikan tidak untuk dipamerkan
Wahai Ratu Ayu.....
Engkau tertipu kemilau semu
Engkau lupa seruan Tuhanmu
Berdalih harumkan negeri,walau berkababut nuansa palsu
Wahai Ratu Ayu.....
Walau hadir berjuta makna
Tapi kilah berselimut noda
Dan........yang pasti Tuhanmu murka
Wahai Ratu Ayu.....
Siapakah yang memilikimu cantik indahmu
Siapakah yang membuat dirimu berilmu
Siapakah yang menjadikan semua itu
Bukankah ada kata sang pencipta
Tubuh dan kecantikan miliknya semata
Ada harus menjaga semua itu
Menutupinya agar amaan bagimu
Wahai Ratu Ayu.....
Dunia adalaah fatamorgana
Yang indah kata manusia
Tapi bukan kata sang pencipta
Walau tak ada rugi baginya, tapi tak malukah kita
Wahai Ratu Ayu.....
Semua yang dipertontonkan
Akan diminta pertanggung jawaban
Padang hisab siap menanti
Nyala api akan membakar tubuhmu nanti
Wahai Ratu Ayu.....
Tepukan kan usai sudah
Kebanggaan kan berganti resah
Mereka tak mungkin ikut membela
Saat Tuhanmu berkata murka
Wahai Ratu Ayu.....
Cantikmu kan pudar ditelan waktu
Harummu kan usai dan berlalu
Sebelum Tuhan menutup pintu
Segeralah berlari menghadap Robb-mu
Wahai Ratu Ayu.....
Jangan berpamer badan
Rambutpun tak boleh kelihatan
Engkau bertumpu pada pujian
Sementara yang mencipta engkau lupakan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar